Breaking News

Begini Cara Kerja Aplikasi Eatmarna untuk Layanan Jamaah Umrah

Masa vakum umrah akibat Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 dimanfaatkan oleh Saudi Arabia untuk mematangkan digitalisasi layanan umrah dan haji. Satu persatu, layanan umrah dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi digital. Setelah pengajuan visa online, kini giliran Eatmarna dikenalkan untuk tahap pertama pembukaan umrah 1442 H yang dimulai 4 Oktober 2020. Aplikasi ini untuk jamaah dari Arab Saudi dan beberapa negara Teluk ini digunakan untuk mengatur waktu, alokasi tempat, area berkumpul yang berkaitan dengan prosesi umrah.

Untuk fase pertama, aplikasi berbasis iOS ini harus diinstall di Apps Store, dan selanjutnya akan dikenalkan versi Android di Google Play. Setelah mengisi formulir data pribadi, jamaah diminta mengisi waktu kunjungan ke Masjid Nabawi, Raudhah, Masjidil Haram, dan lain-lain. Item yang wajib diisi mencakup tanggal dan jam untuk mendapatkan persetujuan dari otoritas setempat. Jika disetujui, jamaah mendapatkan tanda ‘Permit’ dan barcode disertai peta lokasi yang akan dikunjungi dalam bentuk Maps.

Aplikasi Eatmarna inilah yang akan memandu jamaah untuk menjalankan ibadah umrah sesuai dengan rencana yang sudah dimasukkan ke dalam aplikasi dan disetujui. Aplikasi ini juga akan memandu di mana lokasi titik kumpul yang dipilih melalui fitur Maps. Sekilas, peta ini serupa dengan fitur Maps di Google. Karena ini bersifat personal, satu aplikasi di ponsel digunakan hanya untuk satu orang. Kalau pun berumrah bersama keluarga, setiap anggota keluarga tetap harus install dan mengisi form masing-masing.

Di fase pertama pembukaan umrah ini, aplikasi Eatmarna berfungsi semacam surat ijin (tasreh) untuk melaksanakan umrah bagi jamaah dari Saudi Arabia dan beberapa negara Teluk. Namun, belum ada kepastian apakah aplikasi ini nantinya digunakan juga untuk jamaah dari negara lain di fase berikutnya. Yang sudah jelas adalah seluruh layanan umrah nantinya terintegrasi dalam sistem yang saling terhubung. Dan, itu semua dilakukan menggunakan teknologi digital.

Seperti disampaikan Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammed Saleh Benten, aplikasi Eatmarna hanya satu satu dari sistem besar digitalisasi layanan umrah masa depan yang sudah dimulai sejak awal 2020. Semua yang berhubungan dengan layanan umrah nantinya akan menggunakan teknologi digital dan tidak ada lagi metode manual. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *