Breaking News

DCNLINK dan BRB Tawarkan Layanan Jaminan Klaim Bagasi Jamaah Umroh

Untuk meningkatkan layanan terhadap penerbangan group tour antara lain umrah, halal trip dan perjalanan wisata lain di Indonesia, DCNLINK bekerja sama dengan Blue Ribbon Bags (BRB) untuk jaminan dan klaim bagasi penumpang yang hilang/tidak ditemukan. DCNLINK adalah kanal distribusi digital untuk airlines ticket group pertama di Indonesia. Sedangkan BRB adalah penyedia layanan ancillary untuk jaminan dan klaim bagasi penumpang dengan kantor pusat di New York, USA yang sedang mengembangkan pasar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Muhammad Khairi, CEO PT Digital Cipta Nateraka sebagai pengelola DCNLINK.COM dan BRB yang diwakili oleh Sonny Effendi, Direktur PT Gensag Aeropratama di Jakarta pada 3 Desember 2019. Gensag adalah perwakilan BRB di Indonesia. “Kami bersyukur karena DCNLINK bermitra dengan BRB yang beroperasi secara global,” kata Muhammad Khairi. “Nantinya produk BRB dapat diperoleh bersama pemesanan tiket group di DCNLINK,” katanya.

Kerjasama ini adalah upaya membuka kesempatan bagi tour operator dan penyelenggara umrah untuk lebih mudah mendapatkan layanan ancillary sebagaimana visi IATA yang tertuang dalam NDC (New Distribution Capability) Initiative. Di masa depan, penumpang maupun tour operator dapat menikmati layanan ancillary dari airlines maupun mitranya melalui kanal digital seperti DCNLINK.

Kerjasama dengan DCNLINK juga menjadi momen penting bagi BRB. “Untuk pertama kali BRB mendapatkan partner yang berfokus pada penerbangan group antara, terutama untuk umrah dan halal trip,” kata Sonny Effendi. BRB sudah bekerjasama dengan 250 Online Travel Agent (OTA) di seluruh dunia dan sekitar 40 ribu penumpang pesawat menggunakan produk BRB per hari. BRB juga menjalin kerjasama dengan 13 maskapai penerbangan internasional.

Untuk menikmati produk BRB, tour operator dapat dipesan melalui kanal DCNLINK. BRB menjamin bagasi penumpang. Jika bagasi tidak tiba bersama kedatangan penumpang, BRB bertanggung jawab untuk menemukan. Jika dalam 96 jam bagasi tidak ditemukan atau hilang, BRB mengganti USD 1.000 untuk satu bagasi yang hilang. “Kalau bagasi ditemukan setelah 96 jam, bagasi diserahkan dan jaminan USD 1.000 per bagasi tetap dibayarkan,” kata Presiden Direktur PT Gensag Aeroprtama,

Andri Bermawi yang juga Presiden Direktur PT Ayuberga. Andri Bermawi berharap semakin banyak layanan untuk penyelenggara umrah akan berdampak positif terhadap industri penerbangan dan layanan umrah di Indonesia. Sampai November 2019, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jamaah umrah terbesar kedua setelah Pakistan. Total ada 306.461 jamaah umrah dari Indonesia periode September-November 2019. “Semoga kita semakin berkontribusi untuk layanan jamaah umrah di Indonesia,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *