Breaking News

Layanan Umrah Dibuka kembali Secara Bertahap Mulai 4 Oktober 2020

Pemerintah Saudi Arabia akhirnya membuka kembali layanan ibadah umrah setelah ditutup sementara sejak Maret 2020 akibat Pandemi Covid-19. Pembukaan layanan umrah secara bertahap mulai dilakukan pada Ahad, 4 Oktober 2020 (1 Rabiul Awwal 1442 H. Keputusan ini disampaikan Kerajaan Saudi Arabia secara resmi pada 22 September 2020 setelah melewati serangkaian kajian terkait wabah corona.

Meskipun layanan ibadah umrah sudah dibuka, pembukaan dibagi menjadi empat tahapan sambil dilakukan evaluasi. Layana ibadah umrah ini berbeda dibandingkan sebelumnya karena harus mematuhi protokol kesehatan seperti yang sudah dijalankan pada layanan ibadah haji musim 1441 H yang sangat ketat. Berikut ini tahapan pembukaan layanan umrah yang dimulai pada 4 Oktober 2020.

Pertama, mengizinkan warga Saudi Arabia dan ekspatriat dari dalam negeri menjalankan ibadah umrah terhitung mulai Ahad 17 Safar 1442 (4 Oktober 2020). Jumlah jamaah yang diizinkan sebanyak 6.000 orang per hari atau 30% dari kapasitas tempat umrah. Protokol kesehatan tetap dijalankan, terutama di Masjidil Haram.

Kedua, mengizinkan ibadah umrah, ziarah dan shalat bagi warga Saudi Arabia dan ekspatriat dari dalam negeri Saudi Arabia mulai hari Ahad, 1 Rabiul Awwal 1442 H (18 Oktober 2020 M). Jumlah jamaah yang diizinkan 15.000 orang per hari atau 40.000 jamaah shalat per hari. Jumlah ini setara 75% dari kapasitas. Jumlah yang sama sebesar 75% dari kapasitas diberlakukan juga untuk ziarah Raudah di Masjid Nabawi.

Ketiga, mengizinkan ibadah umrah, ziarah dan shalat bagi warga Saudi arabia dan ekspatriat dari dalam Kerajaan mulai hari Ahad, 15 Rabiul Awal 1442 (1 November 2020), hingga ada pengumuman resmi berakhirnya pandemi corona. Jumlah yang diizinkan di tahap ini sebanyak 20.000 jamaah per hari atau 60.000 jamaah shalat. Jumlah ini setara 100% dari kapasitas di Masjidil Haram. Kapasitas yang sama juga berlaku di Masjid Nabawi.

Pada tahap ini, jamaah dan penziarah dari luar Saudi Arabia mulai diizinkan melakukan umrah secara bertahap dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan dari negara-negara yang bebas dari Covid-19.

Keempat, mengizinkan umrah, ziarah dan shalat bagi seluruh warga Saudi dan warga asing dari dalam dan luar Kerajaan, sebanyak 100% dari kapasitas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, setelah otoritas yang berwenang memutuskan tidak ada lagi resiko yang membahayakan dari dampak Pandemi Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *