Breaking News

Saudi Arabia Siapkan Teknologi Cerdas untuk ‘Smart Makkah’

Pemerintah Arab Saudi menyiapkan proyek Smart Makkah untuk meningkatkan layanan jamaah haji dan umrah berbasis teknologi digital. Penggunaan teknologi digital untuk mengelola semua proses perjalanan ibadah sejak jamaah haji dan umrah tiba di Saudi Arabia hingga menjalankan seluruh rangkaian ibadah. “Kita tidak boleh lagi melayani haji dan umrah dengan cara manual,” kata Direktur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Marwan Al-Sulaimani.

Proyek Smart Makkah diumumkan dalam Saudi Smart Cities Summit & Expo di Jeddah pada 18-19 Februari 2020. Dengan teknologi ini, pelayanan jamaah untuk transportasi, penginapan, kesehatan, imigrasi, dan kepabean dilakukan secara digital. Dengan teknologi, semua layanan itu dijalankan secara efisien. Selain untuk kepentingan jamaah, Saudi akan terus meningkatkan penggunaan teknologi untuk kemudahan kehidupan warganya.

Saudi terus meningkatkan penggunaan teknologi untuk haji dan umrah. Setelah pengajuan visa, hotel, dan bus, tiket pesawat dan pengelolaan mutawif menunggu giliran untuk dikelola dengan teknologi digital. Setiap pihak yang terlibat layanan haji dan umrah, dituntut menyesuaikan diri, tidak terkecuali penyelenggara perjalanan haji dan umrah dari berbagai negara.

Penggunaan teknologi digital secara masif ini bertujuan untuk efisiensi dan kemudahan dalam mengelola layanan jamaah haji dan umrah yang terus meningkat. Apalagi Saudi menargetkan 30 juta jamaah menunaikan ibadah haji maupun umrah pada 2030 mendatang. Tanpa teknologi tidak mungkin layanan puluhan juta jamaah dapat dilakukan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *