Breaking News

Saudi Arabia Tetapkan Biaya Visa Haji, Umrah, dan Ziarah Sebesar SR 300

Setelah menghapus kebijakan biaya visa progresif sebesar SR 2000, Kerajaan Saudi Arabia (KSA) menetapkan biaya visa untuk haji, umrah, dan ziarah sebesar SR 300. Biaya visa ini berlaku secara umum, baik untuk kunjungan pertama maupun kunjungan berikutnya. Kebijakan ini mulai diimplementasikan pada musim umrah 1441 H yang dimulai sejak September 2019. Keputusan biaya visa SR 300 ini menjadi bagian dari resetrukturisasi besar-besaran dalam rangka merealisasikan Visi 2030 Saudi Arabia.

Sejumlah sumber yang dikutip media terbitan Arab Saudi seperti Okaz, Saudi Gazette, dan lain-lain menyebutkan kebijakan biaya visa haji, umrah, dan ziarah ini sudah ditandangani oleh Raja Salman. Menteri Haji dan Umrah Muhammad Salih Bentin mengatakan, keputusan ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar di bidang pengurusan visa haji, umrah, dan visa transit. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman yang telah mengambil keputusan ini,” katanya.

Penerapan kebijakan ini akan diumumkan lebih lanjut. “Kami ingin mempermudah jamaah dari berbagai negara di dunia mengunjungi Saudi Arabia untuk ibadah haji dan umrah,” katanya. Kebijakan biaya visa ini sudah pasti mengubah struktur biaya dalam penyelenggaraan umrah yang dilakukan oleh para travel agent. Travel agent tentunya akan menyesuaikan harga paket umrah yang ditawarkan kepada jamaah seiring dengan kebijakan terbaru ini.

Dalam praktek di lapangan, sejumlah travel agent menyesuaikan dengan perubahan ini. Salah satunya mengajukan tambahan biaya kepada jamaah antara Rp 1.500.000 hinca Rp 2.000.000 per orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *