Breaking News

Saudi Izinkan Visa Wisata Dipakai untuk Umrah

Pemerintah Saudi Arabia mengizinkan pemegang visa wisata untuk memasuki Kota Makkah dan Kota Madinah guna menjalankan ibadah umrah. Visa wisata ini diberikan kepada 49 negara di Eropa, Amerika, dan tujuh negara di Asia. Indonesia bukan termasuk negara penerima fasilitas visa wisata ini. Selain boleh berumrah, wanita pemegang visa wisata juga tidak perlu membawa mahram (lelaki pendamping) jika ingin berumrah.

Visa wisata bisa digunakan untuk umrah ini disampaikan oleh Chairman the Saudi Commission for Tourism and National Heritage (SCTH), Ahmad bin Aqil Al-Khatib. Kebijakan ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran di industri pariwisata Saudi. Selain mempemudah visa umrah, Saudi juga menyiapkan destinasi wisata modern hingga kota kuno yang dihidupkan lagi seperti Ad Diriyah.

Ahmad bin Aqil Al-Khatib mengatakan Saudi Arabia menargetkan kunjungan wisatawan pada 2030 mencapai 100 juta orang, termasuk di dalamnya jamaah umrah dan haji. Karena itu, tidak sedikit peraturan yang diubah agar lebih ramah terhadap wisatawan. Salah satunya tentang turis perempuan yang tidak wajib memakai kerudung, tapi cukup pakaian yang sopan.

Saudi menggenjot industri pariwisata untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak yang selama ini menjadi penopang utama ekonominya. Industri pariwisata diharapkan menyumbang hingga 10% dari total pendapatan kotor negara (GDP). “Saat ini kontribusi industri pariwisata baru sekitar 3 persen,” kata Ahmad bin Aqil Al-Khatib pada 29 September 2019 seperti dikutip dari Saudi Gazette.

2 thoughts on “Saudi Izinkan Visa Wisata Dipakai untuk Umrah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *